Newest Post
// Posted by :Unknown
// On :Jumat, 30 Januari 2015
SOLVE THE CASE
SOLVE THE CASE
Polisi sedang menyelidiki kematian seseorang di sebuah rumah kontrakan orang asing. Dugaan sementara dari hasil olah TKP, orang itu mati itu bunuh diri, karena ditemukan telah tergantung diri dan ditemukan bukti lain berupa surat terakhir yang ditulis oleh orang itu sebelum meninggal. Sehingga hal ini memperkuat dugaan menunjukkan bahwa dia memang benar-benar bunuh diri.
Komandan polisi tidak puas, sehingga memanggil Detektif deby untuk ikut dalam penyelidikan. Detektif deby hanya mendapatkan beberapa informasi dari polisi, termasuk latar belakang orang tersebut.
Orang tersebut bernama Mark (23 thn). Orang ini hanya memiliki satu
kerabat, yaitu ayahnya yang bernama Anthony (54 thn), sedangkan ibunya
sudah meninggal. Karena kejadian ini, ayah korban sudah dipanggil oleh
polisi dari sejam yang lalu untuk datang ke sini dan saat ini sudah ada
di sekitar TKP. Dari keterangan ayahnya, dipastikan bahwa surat itu
memang ditulis oleh anaknya, karena dia sangat hapal tulisan anaknya
sendiri.
Detektif deby membaca surat itu. Surat itu berbunyi seperti ini:
Salamku buat ayah
Waktuku telah tiba untuk “die”
Emang dunia ini penuh angkara murka
Enggak… aku nggak bisa bersikap tegar
Titik darahku sudah habis, untuk mengakhiri riwayat
Namun detektif tetap merasa curiga. Sepertinya ini kasus pembunuhan. Dia menyimpulkan seperti ini karena tidak adanya bercak (maaf) sperma di celana korban. Hal ini umum karena orang yang menggantung dirinya akan merangsang organ genitalnya sebelum ajal. Selain itu juga terdapat memar agak besar di leher dan perut korban sehingga dapat disimpulkan bahwa korban ditindih dan dicekik. Setelah meninggal baru digantungkan. Keadaan di sekitar ruangan tempat korban ditemukan juga berantakan, sepertinya terjadi perkelahian.
Mengenai surat itu, Detektif deby yakin kalau surat tersebut adalah dying message yang ditinggalkan korban sebelum meninggal untuk memberitahu polisi siapa orang yang membunuhnya.
Setelah dilacak, ada 4 orang tersangka yg berhubungan erat dan punya alasan untuk membunuh si korban.
Alfred Sweetheart. Si korban diketahui memiliki hutang yang banyak kepada orang yg bernama Alfred Sweetheart ini.
Tina. Dia adalah pacar korban, tapi dari teman-teman korban diketahui bahwa akhir-akhir ini Tina sering sekali terlibat pertengkaran dengan si korban.
Jasson. Dia adalah pemilik kontrakan tempat korban tinggal. Belakangan diketahui kalo Jasson mengancam akan membunuh si korban jika dia tidak bisa mambayar kontrakannya…
Anthony (si ayah). Si ayah adalah orang yg sering mabuk2an dan berjudi. Hubungan ayah dengan korban sudah lama tidak harmonis, namun beberapa hari ini si ayah mengunjungi korban dengan alasan rindu.
Nah, bisakah kawan-kawan membantu Detektif deby menemukan pembunuh yang sebenarnya?
Detektif deby membaca surat itu. Surat itu berbunyi seperti ini:
Salamku buat ayah
Waktuku telah tiba untuk “die”
Emang dunia ini penuh angkara murka
Enggak… aku nggak bisa bersikap tegar
Titik darahku sudah habis, untuk mengakhiri riwayat
Namun detektif tetap merasa curiga. Sepertinya ini kasus pembunuhan. Dia menyimpulkan seperti ini karena tidak adanya bercak (maaf) sperma di celana korban. Hal ini umum karena orang yang menggantung dirinya akan merangsang organ genitalnya sebelum ajal. Selain itu juga terdapat memar agak besar di leher dan perut korban sehingga dapat disimpulkan bahwa korban ditindih dan dicekik. Setelah meninggal baru digantungkan. Keadaan di sekitar ruangan tempat korban ditemukan juga berantakan, sepertinya terjadi perkelahian.
Mengenai surat itu, Detektif deby yakin kalau surat tersebut adalah dying message yang ditinggalkan korban sebelum meninggal untuk memberitahu polisi siapa orang yang membunuhnya.
Setelah dilacak, ada 4 orang tersangka yg berhubungan erat dan punya alasan untuk membunuh si korban.
Alfred Sweetheart. Si korban diketahui memiliki hutang yang banyak kepada orang yg bernama Alfred Sweetheart ini.
Tina. Dia adalah pacar korban, tapi dari teman-teman korban diketahui bahwa akhir-akhir ini Tina sering sekali terlibat pertengkaran dengan si korban.
Jasson. Dia adalah pemilik kontrakan tempat korban tinggal. Belakangan diketahui kalo Jasson mengancam akan membunuh si korban jika dia tidak bisa mambayar kontrakannya…
Anthony (si ayah). Si ayah adalah orang yg sering mabuk2an dan berjudi. Hubungan ayah dengan korban sudah lama tidak harmonis, namun beberapa hari ini si ayah mengunjungi korban dengan alasan rindu.
Nah, bisakah kawan-kawan membantu Detektif deby menemukan pembunuh yang sebenarnya?
